Baitul Arqom Keluarga Besar KSPPS Khairu Ummah 2018

Keluarga merupakan sebuah institusi terkecil dalam masyarakat. Dari keluargalah awal sebuah generasi bangsa terbentuk. Itulah sebabnya, bangunan sebuah keluarga haruslah kuat supaya mampu menghasilkan generasi yang tangguh. Ketangguhan keluarga ditentukan oleh landasan pembangun keluarga. Landasan pembangun itu adalah aqidah. Aqidah Islam-lah yang menjadi dasar pemikiran semua anggota keluarga, yang akan menguatkan ketahanan keluarga tersebut.

Dengan demikian, Islam adalah satu-satunya agama sekaligus sebuah pandangan hidup yang unik. Selain memiliki serangkaian tatanan ibadah, Islam juga memiliki solusi-solusi jitu dalam menyelesaikan segala permasalahannya. Perangkatnya begitu lengkap mulai dari mengurusi masalah akidah dan ibadah, kehidupan rumah tangga, bertetangga, berekonomi, berpolitik, penyelenggaraan negara, militer, pendidikan, politik luar negri termasuk pengaturan pergaulan laki-laki dan perempuan dalam sistem sosial.

Keluarga merupakan tumpuan yang utama dan pertama dalam mempersiapkan generasi penerus peradaban bangsa. Apabila generasi penerus bangsa memiliki karakter yang baik, maka baiklah bangsa tersebut, apabila buruk karakter generasinya bangsa hancurlah bangsa tersebut, dan Keluarga merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter tersebut.

Untuk itu betapa pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam pembentukan karakter bangsa, maka pada hari sabtu dan ahad, tgl 02 – 03 Juni 2018, Keluarga besar Koperasi Syariah KSPPS Khairu Ummah telah melaksanakan kegiatan Baitul Arqam dengan tema “Keluarga, Sebagai Pilar Utama Pembentukan Karakter Bangsa”. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus II STKIP Muhammadiyah Bogor, yang berlokasi di Cibadak – Ciampea.

Setiap keluarga muslim berkewajiban memperkuat ketahanan dan memperbaiki kualitas keluarganya masing-masing. Sebagaimana Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman : “Wahai orang-orang yang beriman ! peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan“  (at-Tahrim : 6).