Philantropy Learning Zakat On SDGs potensi peran dan tantangan pendayagunaan zakat

Mari berzakat menjadi relawan kebajikan – Jakarta 26 Januari 2016 bertempat di Menara Thamrin, Papua Room lantai 7, Baitul Maal khairu ummah telah mengikuti Philantropy Learning yang diadakan oleh United Nations Development Program (UNDP) bekerja sama dengan BAZNAS dan Filantropi Indonesia. Forum ini membahas mengenai potensi, peran dan tantangan pendayagunaan zakat untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs adalah program pengentasan kemiskinan secara Nasional yang bersentuhan dengan zakat. Sebagaimana yang disampaikan oleh Direktur Amil Nasional BAZNAS Arifin Purwakarta bahwa “ kita memiliki keyakinan bahwa problematika umat hanya dapat diselesaikan oleh umat itu sendiri. Sehingga SDGs akan membantu gerakan zakat dalam meyakinkan masyarakat dunia bahwa gerakan zakat dapat menjadi komponen kunci dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan umat.”

Program SDGs ini memiliki 17 tujuan global untuk pembangunan yang berkelanjutan, dengan mengacu kepada Fiqih Islam bahwasanya penyaluran zakat adalah untuk 8 golongan, namun SDGs lebih luas dalam cakupan pendayagunaanya. Ke 17 point tujuan itu adalah :

  1. Tanpa kemiskinan
  2. Tanpa kelaparan
  3. Kehidupan sehat dan sejahtera
  4. Pendidikan berkualitas
  5. Kesetaraan Gender
  6. Air bersih dan sanitasi layak
  7. Energy bersih dan terjangkau
  8. Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
  9. Industry, isnovasi dan infrastruktur
  10. Berkurangnya kesenjangan
  11. Kota dan pemukiman yang berkelanjutan
  12. Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab
  13. Penanganan perubahan iklim
  14. Ekosistem lautan, ekosistem daratan
  15. Perdamaian, keadilan
  16. Kelembagaan yang tangguh
  17. Kemitraan untuk mencapai tujuan

Baitul Maal khairu ummah sebagai lembaga yang menerima dan menyalurkan dana zakat, infak shodaqoh , wakaf (ZISWAF), sudah tentu ikut mendukung BAZNAS yang bersinergi dengan perhimpunan Filantropi Indonesia dan UNDP dalam program SDGs ini. Sebagaimana yang disampaikan oleh Wakil Rektor Universitas Bakrie, Achmad Reza Widjaja bahwa “program yang masif dengan dampak yang masif juga, hanya bisa dilakukan bila BAZNAS bisa terpadu dan bersinergi dengan LAZ, baik dalam hal pengumpulan dan pendistribusian dan pendayagunaan zakat.” Untuk itu jangan pernah ragu untuk menyalurkan dana zakat anda kepada lembaga kami Baitul Maal Khairu ummah, agar kita dapat bersama-sama mendukung program SDGs ini dengan mendayagunakan potensi dan peran zakat untuk meningkatkan kemandirian masyarakat miskin. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran, Aamiin.

Scroll to Top