Ramadhan Berseri Ramadhan Berbagi

Agama Islam mengajarkan kepada para umatnya untuk saling membantu sesama saudaranya, terutama membantu yang sedang dalam keadaan kesusahan dan kesempitan hidup. Mereka yang keadaannya demikian itu di antaranya adalah anak- anak yatim dan dhuafa. Uluran tangan kita sebagai saudaranya tentu sangatlah berarti, tidak hanya dengan simpati, tapi perlu adanya tindakan nyata dengan memberi bantuan materil berupa harta benda. Adalah sangat berdosa bagi kita, apabila kita berdiam diri atas penderitaan mereka. Walaupun bantuan itu belum cukup memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya, akan tetapi paling tidak dapat memberikan semangat hidup bagi mereka, bahwa kita saudara-saudaranya masih mempunyai kepedulian terhadap mereka.

Dan pada Hari Sabtu 10 Juni 2017 atau bertepatan dengan tanggal 15 Ramadhan 1438 H. Baitul Maal Khairu Ummah telah melaksanakan acara Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, yang berlokasi di Gedung Serbaguna Hj. Sri Sundari Abu Ismoyo yang berada di Komplek Perguruan Mu’allimien Muhammadiyah Leuwiliang. Acara tersebut dihadiri oleh 350 Anak Yatim dan Dhuafa dari 25 Lembaga.

Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar sesuai dengan konsep acara yang baru. Yaitu dalam cara penyampaian materi untuk Anak-Anak Yatim dan Dhuafa tersebut dibagi menjadi 3 kelompok. Yaitu kelompok usia SD, kelompok usia SMP, dan kelompok usia SMA. Tujuannya adalah agar penyampaian materi kepada peserta lebih optimal, sesuai dengan usia mereka. Sehingga Anak-Anak Yatim dan Dhuafa tersebut tidak hanya pulang dengan membawa santunan dalam bentuk materi saja, tetapi yang lebih penting dari semua itu, adalah mereka pulang dengan membawa ilmu dan pembelajaran dari materi/pembinaan yang mereka dapatkan di Acara Santunan tersebut.

Untuk itu apabila kita memperoleh kelimpahan rezeki dari Allah SWT sudah sepantasnya kita berbagi sebagai wujud rasa syukur anda kepada-Nya. Berbagi bersama dengan Anak-Anak Yatim bisa menjadi salah satu wujud ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebuah ibadah sedekah dengan memberikan  Santunan Anak Yatim tidak akan mengurangi rezeki, justru Allah SWT akan melipat gandakannya.

Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا »  وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya

Hadits ini menunjukkan besarnya keutamaan dan pahala orang yang menyantuni Anak Yatim, sehingga Imam Bukhari pun mencantumkan hadits ini dalam Bab : Keutamaan Orang Yang Mengasuh Anak Yatim.

Semoga kita semua tergolong kepada orang-orang yang senantiasa memuliakan Anak-Anak Yatim. Sehingga kita mendapatkan syafa’at dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di hari akhir nanti. Aamiin / (Nurie)

Scroll to Top